Jumat, 16 Mei 2014

Sekilas Sejarah Indonesia dari Belanda ke Jepang

Banjirnya uang dari Jepang, memberanikan tekad Soekarno menjadi tuan rumah Asian Games IV tahun 1962, dengan sebuah stadion raksasa yang dianggap mewah sampai sekarang. Juga menyelengarakan pesta olah raga antara negara berkembang, Ganefo I tahun 1963 (Ganefo hanya sekali dan tak ada kelanjutannya). Hingga 32 tahun berkuasa, Soeharto tak mampu membangun stadion sekelas Senayan di tempat lain, dan juga tak mampu menjadi tuan rumah olahraga internasional yang berbobot, meski mempunyai uang jauh lebih banyak dibanding Soekarno.


Quote:
Batavia atau Jakarta Telah menjadi kota pusat pemerintahan penjajah Belanda selama ratusan tahun, untuk mencuri apa saja yang bisa diambil dari bumi Indonesia. Tapi, menjelang awal Maret 1942, pemerintahan Hindia Belanda memindahkan ibukota ke Bandung. Bukan karena kota itu lebih sejuk dan nyaman, tapi karena Batavia (Jakarta) sudah dikuasai penguasa baru: Jepang.
Bandung jadi penuh sesak oleh pengungsi. Kebanyakan wanita dan anak-anak. Hotel-hotel fully booked dan sumpek. Orang-orang Belanda ini memang ingin ‘berlibur’ di ibukota baru. ‘Libur’ panjang dari memerintah jajahannya untuk selamanya. Kenapa Bandung disebut ibukota? Karena pentolan penguasa Hindia Belanda berkumpul di sana. Ada Gubernur Jenderal Tjarda van Stakenborgh Stachouwer dan keluarga. Ada juga Letnan Jenderal Hubertus Johannes van Mook yang dijangkiti rasa takut mati.



Sebenarnya Bandung juga sama tidak amannya dengan Jakarta. Kota ini dihujani bom dan peluru. Saking pengecutnya, van Mook yang takut mati buru-buru ungsi ke luar Bandung. Pas weekend hari Sabtu 7 Maret 1942, van Mook naik pesawat Glan Martin kabur ke Australia. Yang unik, pesawatnya memakai landasan sepanjang Jalan Buah Batu, karena landasan bandara Andir (sekarang Hussein Sastranegara) rusak. Apa yang dibawa? Kebanyakan bawa baju yang melekat pada badan.

Lalu Kemana Gubernur Jenderal Tjarda?

Dia tetap di Bandung, tidak melarikan diri, karena keesokan harinya, Minggu 8 Maret 1942, dia ada janji penting. Bukan janji sama Tuhan pergi ke gereja, tetapi janjian sama Jenderal Hitoshi Imamura, penguasa militer tertinggi Jepang di Hindia Belanda, yang mewakili Kaisar Hirohito. Mereka berdua bertemu di Kalijati, Subang, untuk menyerahkan kekuasaan Hindia Belanda secara resmi kepada penguasa baru. Hari itu berakhirlah kekuasaan Belanda di Indonesia untuk selamanya. Ada majikan baru yang memerintah, dengan nasib baru. Kepedihan dan kesengsaraan baru untuk rakyat Indonesia di bawah kekuasaan Jepang.

Hubungan Gelap

Sejak Jepang menguasai banyak negeri di Asia. praktis pusat kekuasaan jajahan berkiblat ke Tokyo. Dalam film-film perjuangan kita, sering diperlihatkan adegan rakyat Indonesia, yang harus menunduk bersama dengan semangat disiplin tinggi di sebuah lapangan di tiap pagi hari, untuk hormat ke Kaisar Hirohito di Tokyo.
Mirip orang Islam sembahyang menghadap ke Makkah, Saudi Arabia. Jepang datang membawa “harapan baru” bagi Indonesia, yakni sebagai “Saudara Tua” yang membebaskan bangsa Asia dari kejahatan kulit putih orang Eropa. Tentu saja, banyak orang Indonesia senang. Bahasa Belanda dilarang diajarkan dimana-mana. Harus menggunakan bahasa Indonesia dan juga Jepang.

Orang Belanda yang dulu sombong berlagak bagai majikan, berganti nasib di tempatkan di ruang sengsara, di kamp-kamp penyiksaan sistematis. Juga sebagian rakyat Indonesia ikut merasakan ini, terutama yang membangkang terhadap Jepang. Semua kehidupan rakyat Indonesia, sudah diatur dalam sebuah peraturan, yang dibuat sebelum mereka menguasai kepulauan nusantara. Jadi memang sudah ada niat Tokyo untuk datang, berkuasa dan mencuri kekayaan alam Indonesia. Dulu semasa sebelum perang dunia kedua, mereka harus membeli kekayaan alam seperti minyak (bahkan sering kekurangan pasokan) dari Hindia Belanda. Nah, sekarang mereka mendapatkannya secara gratis, dengan cara menyiksa dan membunuhi si pemilik kekayaan alam: orang Indonesia.

Anehnya, sebelum Indonesia lahir sudah terjadi ‘hubungan gelap’ antara Jakarta dan Tokyo. Perdana Menteri Hideki Tojo datang ke Jakarta tahun 1943. Dia menghadiahkan kimono untuk Fatmawati, istri Soekarno, sambil mengundang Soekarno, Hatta dan Ki Bagoes Hadikoesoemo, untuk “jalan-jalan” ke Tokyo. Akhirnya, mereka bertiga pergi ke Jepang pada November 1944. Inilah pertama kali Soekarno (yang kelak menjadi presiden) pergi ke luar negeri.

IBUKOTA PINDAH KE TOKYO

Seperti sudah ditakdirkan (bahkan diramalkan oleh Jayabaya ratusan silam sebelumnya), Indonesia lahir, berjuang dan hidup dengan ‘a little help from Japanese’. Sulit dibantah bahwa kemerdekaan Indonesia, banyak mendapat bantuan dari Kantor Penghubung Jepang di Jakarta. Perumusan naskah proklamasi saja dilakukan di rumah kediaman seorang petinggi Jepang, yang semula direncanakan di Hotel Des Indes (sekarang Duta Merlin) di Harmoni, Jakarta. Soekarno menjadi presiden juga dengan bantuan pemerintah militer Jepang di Indonesia. Bahkan Soeharto melesat karir militernya, karena didikan dari PETA (Pembela Tanah Air), yang dibentuk Jepang. Bukti dan pengalaman seperti ini, membawa corak yang kental akan peranan Jepang membela dan membantu pembangunan Indonesia, kelak di kemudian hari. Soekarno dan Soeharto adalah sahabat paling akrab keluarga kekaisaran dan pemerintahan Jepang.

Setelah kemerdekaan dan Indonesia mendapat pengakuan internasional, dimulai era baru hubungan antara Indonesia dan Jepang. Sikap Jepang sangat hati-hati terhadap bangsa Indonesia (juga bangsa Asia lainnya), yang masih terkenang getirnya masa lalu hidup bersama Jepang yang bengis. Bahkan Kaisar Hirohito jarang, mungkin tidak pernah, berkunjung ke negara Asia manapun, setelah perang usai. Meski setiap kepala negara Asia sowan kepadanya, bila datang dalam sebuah kunjungan kenegaraan ke Tokyo.

Kekejaman masa pendudukan Jepang, ditanggapi dengan tuntutan pembayaran pampasan perang oleh Indonesia, sebesar 17,5 miliar dolar AS. Jumlah yang terlalu tinggi untuk ditolak Jepang. “Emangnya Jepang pernah benar-benar perang sama Indonesia?. Kita tak perlu bayar apapun!”, komentar orang yang menolaknya. Namun Jepang tetap membayar sejumlah besar uang untuk mengobati luka hati bangsa Indonesia (juga negara Asia lainnya), yang tak bisa dihargai oleh uang atau apapun. Dimulailah perundingan pampasan perang yang membuat Presiden Soekarno dan juga pejabat penting laiinya, sering datang ke Tokyo.

Selama menjadi presiden, Soekarno telah 15 kali berkunjung ke luar negeri ke 58 negara (termasuk ke Bangladesh, Singapura dan Bahrain, yang saat itu belum menjadi negara merdeka). Sekali berkunjung bisa satu negara (tapi jarang), atau ke sejumlah negara sekaligus didatangi. Pernah antara 16 April sampai 2 Juli 1961, Soekarno sekali jalan mengunjungi 21 negara! Mungkin karena pesawatnya sering menyewa, jadi Soekarno sekalian aja pakai sekaligus mengunjungi sejumlah negara. Dari 15 kali pergi ke luar negeri (antara 1951 sampai 1965), 11 kali diantaranya termasuk pergi ke Jepang.

Quote:
Saking seringnya ke Tokyo, wartawan kawakan Mochtar Lubis yang selalu membangkang dengan kebijakan Soekarno, mengejeknya, “Wah, ibukota Indonesia pindah ke Tokyo”. Ini bukan gurauan. Tapi kenyataan. Pejabat dan menteri sering melaporkan pekerjaannya bukan ke Istana Merdeka, tapi ke Tokyo.

Jaksa Agung AS Bob Kennedy ingin bertemu Soekarno, datangnya harus ke Tokyo, bukan ke Jakarta (dia pernah datang ke Jakarta sebelumnya.) Tanggal 29 Januari 1958, Soekarno menjadi presiden pertama Indonesia yang berkunjung ke Jepang selama 18 hari. Inilah kunjungan kenegaraan pertamanya dan satu-satunya ke Jepang. Selebihnya kunjungan kerja untuk membahas pampasan perang, berunding dengan Malaysia dan keperluan lain. Namun setiap dia ke Tokyo, Soekarno hampir selalu diundang makan siang oleh Kaisar Hirohito. Sebuah sikap yang jarang didapat oleh kepala negara manapun di dunia. Sejak itu dia sering ke Tokyo. Dari 22 tahun menjadi presiden, Soekarno berada di Jepang (kebanyakan di Tokyo) selama 117 hari, yang diakumulasikan dari 11 kali ke Jepang. Artinya, 1,5% masa kepresidenannya dihabiskan di Jepang. Jumlah yang sangat besar untuk ukuran panjang masa kekuasaan Soekarno.

Seringnya Soekarno berada di Tokyo, membuat perundingan pampasan perang menjadi lancar, yang akhirnya dibayar Jepang secara bertahap. Hasilnya, bisa dilihat dengan munculnya bangunan-bangunan gigantik. Misalnya hotel-hotel di Pelabuhan Ratu, Yogyakarta, Bali, Hotel Indonesia, Jembatan Ampera di Palembang, serta Wisma Nusantara setinggi 29 lantai (diresmikan Soeharto tahun 1969), adalah sebuah hasil dari pampasan perang. Gedung perkantoran ini cukup modern di Asia untuk ukuran saat itu. Yang paling monumental adalah tugu monumen nasional di tengah Jakarta, yang merupakan simbol hasil pampasan perang.

Meskipun Soekarno sering ke Tokyo (117 hari), tidak demikian dengan perdana menteri Jepang. Selama ia berkuasa, hanya 2 orang perdana menteri yang datang ke Jakarta. Pertama adalah Perdana Menteri Nobusuke Kishi pada November 1958. Anehnya, 50 tahun kemudian cucu Kishi, Perdana Menteri Shinzo Abe, datang ke Jakarta pada Agustus 2008. Dan kedua PM Hayoto Ikeda pada September 1963. Baik Kishi dan Ikeda datang cuma 2 hari di Jakarta. Namun Jepang akhirnya mengirimkan Putera Mahkota Akihito dan Putri Michiko datang ke Indonesia pada 1962. Dia menjadi anggota kekaisaran Jepang yang pertama datang ke sebuah negeri bekas jajahan Jepang paling luas.

Tiga puluh tahun kemudian, Akihito dan Permaisuri Michiko juga menjadi Kaisar Jepang pertama yang datang ke Indonesia pada 3 Oktober 1992. Kaisar Akihito datang menghadiahkan ikan koi hasil silangan koi Jepang dan koi Indonesia, untuk Soeharto.

Selama 17 hari mereka dimanja dan dipamerkan kehebatan Jepang. Dan yang spektakuler, mereka di pertemukan dengan Kaisar Hirohito. Kok mau-maunya Hirohito bertemu orang yang statusnya belum jelas? Mereka bukan kepala negara, bukan utusan sebuah negara dan hanya warga biasa. Lebih aneh lagi, Kaisar Hirohito ‘merusak’ protokol Istana Kekaisaran dengan menyalami Soekarno dan memberinya medali kehormatan tertinggi. Belum pernah seorang kaisar melakukan hal ini sebelumnya. Padahal di saat yang bersamaan, ribuan orang Indonesia mati sia-sia bagaikan serangga di* pembasmi hama, oleh tentara Jepang.

Di tahun-tahun berikut menjelang kemerdekaan, kejadian itu melekatkan sebuah anggapan kuat, bahwa Soekarno dan Hatta (dan juga beberapa pendiri negara Indonesia) memang ‘boneka Jepang’. Di hadapan Jenderal Imamura, Soekarno pernah berpura-pura dan ‘menjilatnya’, dengan kata-kata, “Tuan mengusir orang yang dianggap penindas sejati bangsa Indonesia. Saya berterima kasih kepada Tuan untuk selama-lamanya”. Tuduhan sebagai kolaborator Jepang, ternyata efektif menjauhi Soekarno mendapat pengakuan atas kemerdekaan negerinya yang ia lakukan bersama patriot lain, dari dunia internasional, khususnya negara-negara barat yang menang dalam perang dunia kedua. Bila tidak pandai-pandai berunding, bersilat lidah dan bisa mengambil hati rakyat, Soekarno dan Hatta bisa saja diadili sebagai penjahat perang oleh Sekutu dan juga tentunya oleh Belanda, yang ingin datang kembali menguasai Indonesia, meski gagal total.

Kebalikannya dialami oleh PM Tojo. Seusai perang, dia diadili sebagai penjahat perang oleh Sekutu dan digantung di sebuah tempat di Tokyo, yang sekarang menjadi lokasi berdirinya gedung pencakar langit Sunshine 60.

"WOMAN FROM TOKYO"...


Ratna Sari Dewi (Naoko Nemoto), Istri ke - Presiden Soekarno

Begitu sering Soekarno ke Tokyo (hotel favoritnya dia menginap adalah di Imperial Hotel), melahirkan sebuah lobi-lobi tingkat tinggi para pengusaha Jepang, untuk mendapatkan proyek-proyek konstruksi pembangunan Indonesia pasca perang. Pada hari ulang tahunnya ke 58, 6 Juni 1959, Soekarno datang kedua kalinya ke Tokyo untuk kunjungan selama dua minggu. Seorang pengusaha Jepang yang dekat pejabat tinggi Indonesia, Kubo Masao, memperkenal kepada Soekarno, seorang wanita cantik kabaret dari klub malam ternama di Tokyo, Akasaka’s Copacabana. Namanya Nemoto Naoko yang baru berumur 19 tahun, ketika diperkenalkan saat Soekarno datang ke klub tersebut pada 16 Juni 1959.

Nemoto adalah seorang wanita yang cantik, cerdas, gaul, bisa melukis dan mudah menguasai bahasa asing. Akhirnya dia dijadikan istri ketiga oleh Soekarno. Namanya menjadi Ratna Sari Dewi. Mereka menikah pada 3 Maret 1962. Soekarno sangat sayang padanya. Pernah dia ngambek dan minggat ke sebuah biara di Jawa Tengah. Soekarno bagai orang tak punya darah. Namun Soekarno pernah juga marah kepada Dewi, di depan Menteri Oei Tjoe Tat. Ketika Oei di Bangkok, dia dipanggil Soekarno ke Tokyo untuk suatu urusan penting. Selama mereka berdiskusi, Dewi sering menegur suaminya dengan halus agar jangan terlalu lama menerima tamu, karena ada urusan lain. “Diam! Diam! Saya bilang diam!”, bentak Soekarno bagai suara geledek. Oei Tjoe Tat pun buru-buru minta diri pamit.

Quote:
 
Bung Karno Dan Ratna Sari Dewi
Peranan Dewi sangat besar dalam lobi-lobi pampasan perang antara Jepang dan Indonesia. Hampir semua kalangan bisnis Jepang, Indonesia dan pengusaha keturunan Cina pada masa itu harus sowan ke Wisma Yaso, agar bisnisnya licin dan lancar. Wisma Yaso adalah nama sebuah vila luas dan asri di daerah Kuningan Barat, di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, yang menjadi tempat kediaman Dewi. Vila itu dikenal dengan nama Wisma Yaso, yang diambil dari nama adiknya Dewi.

Kini bekas rumah Dewi dijadikan sebuah museum militer, yang sebelumnya dikuasai negara secara sepihak dan dikemudian diberi ganti rugi kepada Dewi. Di rumah itulah, Soekarno yang karirnya naik banyak dibantu Jepang, harus menikmati kesengsaraan di saat-saat akhir menjelang ajalnya, di rumah istri berkebangsaan Jepang juga.

DIMANA IBUKOTA INDONESIA?

Dijadikannya Tokyo sebagai ‘ibu kota’ Indonesia, memperpanjang deretan kota-kota yang pernah menjadi pusat pemerintahan. Menjelang maghrib Kamis malam, 3 Januari 1946, sebuah gerobong kereta luar biasa, langsir menyelinap di belakang rumah Soekarno di Jalan Pegangsaan Timur no. 56. Sang masinis, Soedarjo, dengan lihai berhasil membawa Soekarno dan Hatta berserta keluarga dengan taruhan nyawa. Dengan tanpa lampu sama sekali, gerbong yang membawa penumpang VIP itu, berhasil lolos dari patroli Belanda sepanjang perjalanan.

Keesokan harinya, Soekarno dan Hatta tiba di Jogjakarta. Sejak itu, resmi ibukota RI pindah ke Jogjakarta. Kenapa pindah? Jakarta sudah tak aman lagi. Sutan Sjahrir, sang perdana menteri dibiarkan tinggal di Jakarta dan berkantor di bekas rumah Soekarno di Jalan Pegangsaan Timur. Tindakan Soedarjo yang membawa proklamator hijrah ke Jogjakarta dinilai heroik, yang akhirnya membawa dia menjadi pengusaha nasional yang sukses, diantaranya menjadi Pemimpin Umum harian sore Suara Pembaruan.

Pada 18 Desember 1948, Indonesia memindahkan lagi ibukota dari Jogjakarta ke Bukittinggi, Sumatera Barat. Tepatnya dibelantara hutan yang jelas lokasi. Pemindahan ini karena Jogjakarta jatuh ke dalam kekuasaan Belanda. Daripada negara RI hilang, pindahkan saja ke kota lain. Bahkan, kalau tidak bisa dilakukan pindah ke Bukittinggi, pindahkan ke luar negeri dengan membentuk pemerintahan dalam pengasingan, yaitu ke New Delhi! Saat itu, ada beberapa pejabat penting Indonesia sedang berada di sana. Baru tahun 1950, Jakarta kembali menjadi ibukota negara, yang diselingi oleh Tokyo sebagai ‘ibukota’, karena presiden sering di sana. Sebenarnya Soekarno adalah tipe pemimpin yang mudah mempercayai pembantunya.
Reply With Quote
  




Bila dia sering pergi ke luar negeri, yang ‘jaga rumah’ biasanya Djuanda Kartawidjaja, sebagai Menteri Pertama. Setelah Djuanda, yang lebih sering jaga kandang adalah Johannes Leimena, juga seorang wakil perdana menteri dan seorang dokter yang sangat dipercaya Soekarno. Selama 10 tahun sejak 1956, Soekarno tak punya wakil presiden. Banyaknya perjalanan Soekarno ke luar negeri, bukan menjadi masalah bila dia tak berlama-lama di suatu tempat negara asing. Nah, Soekarno sering menetap lama di Tokyo, maka jadilah semua urusan mendesak harus di laporkan ke ibukota Jepang itu.

Soeharto juga lebih banyak dibanding Soekarno pergi ke luar negeri. Namun dia tak pernah lama-lama berada di luar negeri. Jadi dia banyak mempercayai wakil presiden untuk mengurus urusan rumah. Bahkan Abdurrahman Wahid lebih praktis lagi. Dia bisa dalam satu hari di Eropa mengunjungi tiga ibukota negara sekaligus. Pagi, siang dan malam dalam sehari menjadi tamu di negara yang berbeda. Habibie lebih unik. Dia adalah presiden yang jarang ke luar negeri. Ketika menghadiri KTT APEC di Kuala Lumpur tahun 1998 selama dua hari, tetapi dia tak pernah bermalam di ibukota Malaysia itu. Caranya? Pagi datang, malam pulang. Besok pagi datang lagi, sore pulang lagi.

Presiden Yudhoyono pernah berbuat aneh, seolah tak percaya dengan wakil presiden. Dia mengadakan rapat kabinet dari AS dengan menteri-menterinya di Jakarta. Sebuah tindakan berbahaya bila isi rapat itu sangat rahasia, karena sebuah teleconference secara teknis sangat rawan diketahui isinya oleh pihak luar.

Di akhir tahun 1950-an, Soekarno sudah melihat jauh ke depan untuk memindahkan ibukota negara ke sebuah kota di tengah hutan Kalimantan, Palangkaraya. Kota itu adalah satu-satunya ibukota propinsi yang dibangun setelah kemerdekaan. Sebuah keinginan yang sekarang menjadi pilihan mendesak untuk mengganti Jakarta yang sudah sarat dengan banyak beban sosial multi dimensi.

JAPANESQUE

Sulit dibayangkan bila Indonesia tanpa Jepang. Selama menjadi sebuah negara, Indonesia punya hubungan khusus dan historis dengan negeri matahari terbit itu, yang tak dimiliki dengan negara manapun di dunia. Meskipun bukan bikinan Jepang, kemerdekaan Indonesia adalah bantuan Jepang, yang memberi semangat untuk lepas dari cengekraman kekuasaan kulit putih. Kebangkitan Nasional yang dicetus seabad silam, juga diilhami dengan kemenangan Jepang atas perang melawan Rusia di Mancuria, Cina. Jepang banyak meninggalkan corak kehidupan bagi orang Indonesia. Dari segi sejarah, sosial dan ekonomi. Kemerdekaan Indonesia memakai tahun Sumera, tahun berdasarkan perhitungan orang Jepang, yaitu tahun 2605.

Konsep pembentukan rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) adalah konsep dari pemerintahan militer Jepang ketika menjajah Indonesia. Hanya dengan Indonesia, Kaisar Hirohito berani pertama kali menyatakan kata fuko-na, yaitu bahasa halus untuk melukiskan kesialan pada masa silam yang terjadi dengan tindakan Jepang pada Indonesia. Kata itu diucapkan di depan Presiden Soeharto yang berkunjung ke Jepang tahun 1968. Kenapa dengan Soekarno dia tidak berani? Banyak pertimbangan untuk dia melakukannya. Kata itupun akhirnya ulangi Hirohito kepada kepala negara yang negerinya pernah disakiti Jepang. Tahun 1974 kepada Presiden AS Gerald Ford, tahun 1978 kepada Wakil Perdana Menteri Cina Deng Xiaoping dan tahun 1983 kepada Presiden Korea Selatan Chun Do-Hwan. Walau masih ada kenangan masa lalu yang pahit, Jepang tetap sahabat yang sangat menjaga perasaan orang Indonesia yang pernah mereka sakiti, dibanding dengan sikap arogan negara-negara tetangga Indonesia.

Kini setiap presiden Indonesia pasti harus datang ke Tokyo dan bertemu sang kaisar. Sebaliknya, setiap perdana menteri Jepang bila perlu, pasti datang ke Jakarta. Letak strategis kota Tokyo memaksa seorang presiden Indonesia harus ke sana, bila datang dari dan pergi ke AS sebagai tempat transit. Begitu akrabnya hubungan kedua negara, Soekarno pernah ngotot minta diterbangkan langsung dari Tokyo ke Pyongyang, Korea Utara, negara musuhnya Jepang sampai kini. Permintaan itu dipenuhi (yang tak mungkin diberikan Jepang kepada kepala negara manapun di dunia).

Dulu semasa perang Jepang mengirimkan bom, peluru dan bayonet untuk orang Indonesia. Kini mereka mengirimkan Toyota, Sanyo, Aiwa, Sony, Honda, Yamaha, Daihatsu, Mitsubishi, Hitachi, sukiyaki, sushi dan sandal jepit, yang dipakai oleh setiap orang Indonesia dari bangun tidur sampai pergi tidur.

Sumber : http://forum.viva.co.id/sejarah/1631422-sejarah-dulu-ibukota-indonesia-adalah-tokyo.html

Selasa, 22 April 2014

Mimisan

sudah sekian lama sekiranya saya tidak pernah mimisan tapi barusan saya mimisan hembs bingung padahal saya tadi hanya sedang brousing saja... apakah saya merasa kelelahan atau terlalu banyak fikiran hembs entahlah tiba-tiba saja hidungku mengeluarkan darah tak terasa kaget diriku ketika ku usap dengan tisue ternyata lumayan banyak darah..... yah ternyata mimisan itu bukan masalah berat bagiku ternyata setelah ku analisis ternyata aku kelelahan..... nah sobat jangan sampai sobat sekalian merasakan kelelahan yang berlebihan ya

Penyebab Mimisan dan Cara Mengatasinya
Penyebab Mimisan dan Cara Mengatasinya. Mimisan atau epistaksin adalah pendarahan yang keluar dari lubang hidung, pendarahan tersebut terjadi karena lepasnya mukosa yang mengandung pembuluh darah kecil. Mimisan kerap terjadi pada balita, anak, dan orang dewasa. Banyak yang menyebabkan kenapa mimisan tersebut bisa terjadi, salah satunya faktor perubahan cuaca. Untuk lebih lengkapnya mengenai Penyebab Mimisan baca di bawah ini:

Penyebab Mimisan dan Cara Mengatasinya
Penyebab Mimisan dan Cara Mengatasinya

Penyebab Mimisan
  1. Cuaca Panas
    Pada saat cuaca di sekitar kita panas, maka kelembabanpun berkurang maka terjadilah bagian setrum mengering. Dan pada kondisi tersebut iritasitasi terjadi dan pendarahan keluar.
     
  2. Tumor
    Mimisan juga dapat terjadi jika seseorang menderita tumor di rongga hidung yaitu angiofibroma. Tumor ini biasa ditemukan pada anak usia muda atau dewasa muda dan seringkali terlihat sebagai benjolan sebesar biji nangka berwarna merah keputihan di hidungnya.
     
  3. Saat Demam Berdarah
    Dalam keadaan infeksi sistemik seperti demam bedarah anak juga dapat mengalami mimisan, biasanya ini pertanda bahaya pada kasus demam berdarah tersebut dan anak harus mendapatkan perawatan intensif. Pada keadaan demam berdarah mimisan seringkali diikuti perdarahan juga pada organ lain sehingga mimisan karena demam berdarah mudah dibedakan dari mimisan karena sebab lain.
    Bahaya atau tidaknya mimisan sangat tergantung dari penyebabnya. Mimisan karena demam berdarah sangat berbahaya karena itu pertanda stadium berat.
Meski bagi kebanyakan orang, penyakit mimisan tidak terlalu berbahaya. Tapi, perlu anda sadari jika terus menerus dapat berefek yang lebih besar lagi terhadap diri anda. Nah, adapun cara mengatasi mimisan dengan cepat jika ada yang sedang terkena mimisan atau pendarahan pada hidung dapat di baca di bawah ini:

Cara Mengatasi Mimisan
  • Dudukkan penderita mimisan, agar hidung lebih tinggi dari jantung. Jangan suruh tidur telentang sebab aliran darah ke hidung bertambah deras dan darah dapat tertelan ke belakang.
  • Bungkukkan badannya ke depan sedikit, lalu beri instruksi agar bernafas dari mulut.
  • Tekan cuping hidung selama kurang lebih lima menit.
  • Pada hidungnya bisa diberikan kompres dingin untuk memperlambat aliran darah ke hidung.
  • Bila setelah lima menit mimisan belum berhenti, tekan lagi cuping hidung selama 10 menit.
  • Jika masih tetap berdarah, bawalah anak ke rumah sakit terdekat.
  • Jangan lupa, akan lebih baik setelah melakukan pertolongan pertama, segera konsultasikan kondisi ini pada dokter.

Sumber: http://kesehatan96.blogspot.com/2013/04/penyebab-mimisan-dan-cara-mengatasinya.html#ixzz2zeXvL6ye

Tidak Seperti yang Lain






tidak seperti biasanya kebanyakan orang itu selalu mengeluh tentang keringat. namun saya sendiri heran dengan saya sendiri mengapa saya tidak bisa berkeringat. mungkin ini salah satu yang menjadi takdir saya... hembs apakah benar orang yang tidak mengeluarkan keringat termasuk orang yang mempunyai penyakit ...????


Anhidrosis adalah ketidakmampuan tubuh untuk berkeringat secara normal.
Saat tidak berkeringat, maka tubuh tidak bisa mendinginkan diri sehingga menyebabkan panas tubuh berlebih yang berpotensi fatal.
Anhidrosis – kadang-kadang disebut hipohidrosis – merupakan kondisi yang sulit didiagnosa. Anhidrosis ringan bahkan sering tidak disadari.
Sejumlah faktor dapat menyebabkan kondisi ini, termasuk trauma kulit, penyakit, dan obat-obatan tertentu.

Gejala

Tanda dan gejala anhidrosis meliputi:
  • Sedikit atau tidak berkeringat sama sekali
  • Pusing
  • Kram otot atau kelemahan
  • Merasa panas
Kurangnya keringat dapat terjadi pada:
  • Sebagian besar bagian tubuh
  • Satu bagian tubuh tertentu
  • Tersebar acak di beberapa bagian tubuh
Daerah yang tidak terpengaruh mungkin mencoba mengkompensasi kondisi ini dengan memproduksi lebih banyak keringat, sehingga sangat mungkin sebagian tubuh berkeringat sedangkan sebagian yang lain tidak berkeringat sama sekali.
Anhidrosis yang mempengaruhi sebagian besar tubuh akan mencegah pendinginan, sehingga olahraga, aktivitas fisik, dan cuaca panas bisa memicu kram, kelelahan, dan heatstroke (serangan panas).
Anhidrosis dapat timbul sebagai gangguan tunggal atau merupakan tanda dan gejala gangguan lain, seperti diabetes, neuropati, atau psoriasis.

Penyebab

Anhidrosis terjadi ketika kelenjar keringat berhenti bekerja. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, diantaranya:
1. Kerusakan saraf
Sistem saraf otonom mengatur berbagai otot tak sadar seperti pencernaan, detak jantung, tekanan darah, dan suhu tubuh.
Cedera saraf yang mengendalikan berbagai sistem tersebut dapat mempengaruhi fungsi kelenjar keringat.
Beberapa penyakit yang bisa merusak saraf otonom, termasuk:
  • Sindrom Ross atau gangguan saraf perifer
  • Diabetes
  • Alkoholisme
  • Penyakit Parkinson
  • Multiple system atrophy atau gangguan neurodegeneratif progresif
  • Amiloidosis yang disebabkan oleh penumpukan protein amiloid dalam organ tubuh
  • Sindrom Sjogren, yang menyebabkan mata dan mulut kering
  • Kanker paru-paru sel kecil
  • Gangguan metabolisme langka, seperti penyakit Fabry
  • Sindrom Horner, yang merusak saraf di wajah dan mata
2. Kerusakan kulit

Gejala, Penyebab & Faktor Resiko Anhidrosis

Amazine | Online Popular Knowledge
anhidrosis keringat 150x150 Gejala, Penyebab & Faktor Resiko AnhidrosisAnhidrosis adalah ketidakmampuan tubuh untuk berkeringat secara normal.
Saat tidak berkeringat, maka tubuh tidak bisa mendinginkan diri sehingga menyebabkan panas tubuh berlebih yang berpotensi fatal.
Anhidrosis – kadang-kadang disebut hipohidrosis – merupakan kondisi yang sulit didiagnosa. Anhidrosis ringan bahkan sering tidak disadari.
Sejumlah faktor dapat menyebabkan kondisi ini, termasuk trauma kulit, penyakit, dan obat-obatan tertentu.

Gejala

Tanda dan gejala anhidrosis meliputi:
  • Sedikit atau tidak berkeringat sama sekali
  • Pusing
  • Kram otot atau kelemahan
  • Merasa panas
Kurangnya keringat dapat terjadi pada:
  • Sebagian besar bagian tubuh
  • Satu bagian tubuh tertentu
  • Tersebar acak di beberapa bagian tubuh
Daerah yang tidak terpengaruh mungkin mencoba mengkompensasi kondisi ini dengan memproduksi lebih banyak keringat, sehingga sangat mungkin sebagian tubuh berkeringat sedangkan sebagian yang lain tidak berkeringat sama sekali.
Anhidrosis yang mempengaruhi sebagian besar tubuh akan mencegah pendinginan, sehingga olahraga, aktivitas fisik, dan cuaca panas bisa memicu kram, kelelahan, dan heatstroke (serangan panas).
Anhidrosis dapat timbul sebagai gangguan tunggal atau merupakan tanda dan gejala gangguan lain, seperti diabetes, neuropati, atau psoriasis.

Penyebab

Anhidrosis terjadi ketika kelenjar keringat berhenti bekerja. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, diantaranya:
1. Kerusakan saraf
Sistem saraf otonom mengatur berbagai otot tak sadar seperti pencernaan, detak jantung, tekanan darah, dan suhu tubuh.
Cedera saraf yang mengendalikan berbagai sistem tersebut dapat mempengaruhi fungsi kelenjar keringat.
Beberapa penyakit yang bisa merusak saraf otonom, termasuk:
  • Sindrom Ross atau gangguan saraf perifer
  • Diabetes
  • Alkoholisme
  • Penyakit Parkinson
  • Multiple system atrophy atau gangguan neurodegeneratif progresif
  • Amiloidosis yang disebabkan oleh penumpukan protein amiloid dalam organ tubuh
  • Sindrom Sjogren, yang menyebabkan mata dan mulut kering
  • Kanker paru-paru sel kecil
  • Gangguan metabolisme langka, seperti penyakit Fabry
  • Sindrom Horner, yang merusak saraf di wajah dan mata
2. Kerusakan kulit
Kerusakan kulit disebabkan oleh dua hal, yaitu:
- Saluran keringat yang tersumbat
Penyakit kulit atau kondisi yang menghambat saluran keringat (poral oklusi) adalah penyebab paling umum dari anhidrosis.
- Luka kulit
Cedera fisik pada kulit, terutama luka bakar parah, secara permanen dapat merusak kelenjar keringat.
3. Obat-obat tertentu
Banyak obat – seperti obat untuk jantung dan tekanan darah, kontrol kandung kemih, mual, dan kondisi kejiwaan – dapat mengurangi produksi keringat.
Keringat biasanya kembali normal ketika konsumsi obat dihentikan.
4. Faktor genetik
Beberapa kelainan genetik menyebabkan kelenjar keringat tidak berfungsi.
Hypohidrotic ectodermal dysplasia, sebuah kelainan bawaan, menyebabkan tubuh hanya membentuk sedikit kelenjar keringat.
5. Dehidrasi
Dehidrasi terjadi ketika tubuh tidak memiliki cukup cairan untuk melakukan fungsi normal.
Dalam kasus yang paling serius, dehidrasi dapat mengganggu kemampuan seseorang untuk berkeringat.
Dehidrasi bisa disebabkan oleh:
  • Diare dan muntah
  • Demam yang sangat tinggi
  • Keringat berlebihan tanpa mengganti cairan yang hilang
  • Peningkatan frekuensi buang air kecil – sering sebagai akibat dari diabetes mellitus atau diabetes insipidus
  • Alkohol dan obat-obatan tertentu, seperti diuretik, antihistamin, obat tekanan darah, dan beberapa obat-obatan psikiatri

Faktor Resiko

Beberapa faktor resiko yang membuat seseorang lebih rentan mengalami anhidrosis antara lain:
1. Umur
Semakin umur bertambah, semakin berkurang kemampuan tubuh untuk memproduksi keringat.
2. Masalah kesehatan tertentu
Setiap kondisi medis yang merusak saraf otonom akan membuat masalah kelenjar keringat lebih mungkin terjadi.
Diabetes adalah salah satu kondisi umum yang menyebabkan kerusakan saraf, sedangkan sejumlah penyakit lain bisa merusak saraf dan kelenjar keringat sekaligus.
3. Gangguan kulit
Berbagai penyakit yang memicu iritasi pada kulit juga mempengaruhi kelenjar keringat.
Anhidrosis mungkin terjadi mengiringi sejumlah gangguan kulit, termasuk psoriasis dan dermatitis eksfoliatif.
4. Kelainan genetik
Mutasi pada gen tertentu dapat menyebabkan gangguan yang mempengaruhi kelenjar keringat.

Referensi :
http://www.ponds.co.id/PondsInstitute/SkinAnalyzer.aspx?utm_source=google&utm_medium=GDN+Text&utm_campaign=AON

Senin, 14 April 2014

Cara membuat Label Undangan

 Contoh Kertas Label Panda 103

Dengan adanya teknologi yang semakin berkembang dan maju anda dapat mencetak dan membuat label stiker undangan pernikahan dengan cepat dengan menggunakan Microsoft Word dan Excel.  Perlu kita ketahui bahwasanya ukuran kertas label stiker berbeda-beda, namun pada umumnya yang sering dipakai yaitu ukuran 121 dan 103.
Setiap ukuran tersebut berbeda-beda settingan sebelum dicetak karena setiap brand atau merek stiker  memiliki ukuran margin atau batas pinggir dimana Kertas Stiker menempel di Kertas Induk (kuning) berbeda.  Pada kesempatan lalu saya sudah memberikan beberapa tutorial membuat label undangan pernikahan ukuran 121.  Nah pada kesempatan ini saya akan share membuat yang ukuran 103 dengan merek PANDA dan TOM JERRY.
Contoh Kertas Label Panda 103
Contoh Kertas Label Panda 103
Contoh Kertas Label Tom & Jerry 103
Contoh Kertas Label Tom & Jerry 103
Sebenarnya cara langkah-langkah membuatnya sama, namun yang membedakannya yaitu pada settingan ukuran margin tiap label, baiklah mungkin biar jelasnya mari kita praktikkan secara langsung:
Silahkan anda buat data base dan list daftar nama yang akan anda undang di Microsoft Excel. Berikut Contohnya:
Label Undangan 121 excel
Contoh List Nama yg Diundang di Excel
Simpan dengan nama file “DAFTAR UNDANGAN”.
Selanjutnya buka Microsoft Word 2007 atau 2010 anda. Kemudian pilih Tab Menu MAILINGS >> LABELS.
membuat label 121_1Setelah itu akan muncul Menu Baru. Silahkan pilih Tab Menu LABELS, OPTIONS, NEW LABELS. Untuk langkah-langkahnya anda bisa melihatnya seperti gambar berikut:
membuat label 121_2Atur pengaturan untuk Label Undangan Kode 103 Merek Panda seperti di bawah ini:
Label Undangan Pernikahan 103 PandaSedangkan jika anda ingin membuat Label Undangan 103 Tom & Jerry settingannya seperti berikut:
Label Undangan 103 Tom JerryCatatan: Jangan lupa pada LABEL NAME beri nama PANDA 103 dan TOM JERRY 103 untuk membedakan lebel ukuran dengan merek yang berbeda.
Jika settingan sudah selesai jangan lupa pilih OK pada setiap settingan.  Setelah itu maka akan muncul Label Name yang sudah anda buat tadi. Pilih dahulu jenis Stiker Label yang akan anda gunakan, Misal anda ingin menggunakan Merk TOM & JERRY, lalu OK.
Label Options Undangan 103Kemudian “NEW DOCUMENT”.
membuat label 121_4Setelah itu akan muncul file baru dengan format tabel yang sudah anda buat tadi. Seperti berikut:
Template Label Undangan 103 Sudah Jadi
Template Label Undangan 103 Sudah Jadi
Nah sekarang waktunya untuk mengisi nama dan alamat penerima undangan yang sudah anda buat tadi di file Excel. Untuk memasukkan nama label undangan tadi bisa anda baca tutorialnya di “Cara Memasukkan Daftar Nama ke Label Undangan“. Dan berikut hasil akhirnya.
Label Undangan Siap di Cetak
Label Undangan Siap di Cetak
Mudah sekali kan dalam membuat Label Undangan Pernikahan 103 PANDA dan TOM JERRY dengan memadukan Microsoft Excel dengan Microsoft Word. Jika anda sudah tau pengaturan di labelnya sangat mudah sekali anda membuat mencetak kertas label undangan dengan berbagai merek.  Jika belum jelas silahkan bertanya dengan memberikan komentar, selamat mencoba.

referensi by :
http://www.kusnendar.web.id/2013/10/membuat-label-nama-undangan-pernikahan-103-panda-dan-tom-jerry.html

Cara Membuat Surat Masal

Di dalam dunia kerja surat menyurat adalah sesuatu hal yang sangat penting dan dilakukan secara continue.. Dalam artikel kali ini saya  akan membahas tentang Mail Merge di Word 2007.
Mail Merge adalah fitur aplikasi word processing yang digunakan untuk membuat banyak dokumen dalam satu template. Isi dokumen tersebut diambil dari sumber data terstruktur (database).
Dalam Microsoft Word, fitur mail merge dapat digunakan untuk membuat label yang berisi nama dan alamat penerima surat.
Dengan mail merge, seseorang tidak perlu membuat label surat dengan template yang sama berulang-ulang, melainkan cukup memasukkan data nama dan alamat penerima surat yang diimpor dari database.

Kita langsung saja ke langkah-langkah membuat Mail Merge di Word 2007.
Langkah pertama adalah kita membuat data master dulu di word 2007 yaitu membuat Isi Surat
 
 Untuk Yth dan Di biarkan kosong dulu karena akan di isi dengan fungsi dari mail merge. Langkah selanjutnya sikahkan klik Mailings >>>>> Start Mail Merge 
 
Langkah selanjutnya klik/pilih Letter seperti gambar dibawah ini 
 
Setelah itu klik/pilih Select Recipient >>>>>>> Type New List
Maka akan Muncul menu seperti di bawah ini
Di Menu New Address List silahkan pilih Customize Column...
Di Menu Customize Address List silahkan pilih Delete untuk menghapus Field Name disisakan dua Field Names 
 




 Setelah tersisa 2 Field Name Silahkan rename ke 2 Field name yang tersisa menjadi seperti yang dibawah




Setelah selesai silahkan klik ok, maka kita akan kembali ke menu


Silahkan masukan nama dan alamat ke dalam menu diatas minimal 3 orang


Setelah selesai memasukan nama dan alamat klik OK, maka akan muncul menu untuk menyimpan data yang telah kita buat, masukan nama filenya tanpa menggunakan spasi terus klik ok


Letakan kursor di sebelah Yth, silahkan klik Insert Merge Field >>>>>> pilih Nama sehingga di sebelah Yth muncul field name <<nama>>, Setelah itu lakukan hal yang sama untuk memunculkan field name <<alamat>>



Kepada
Yth.  <<nama>>
       di <<alamat>>

selanjutnya klik menu Preview Result







maka akan muncul nama dan alamat yang sudah dimasukan





untuk melihat data selanjutnya silahkan klik menu





Setelah selesaikan silahkan klik menu




untuk print silahkan klik Print Documents





untuk melakukan edit data silahkan masuk ke menu




demikian artikel tentang cara membuat mail merge di word 2007
referensi :

http://zenciko.blogspot.com/2013/12/cara-membuat-mail-merge-surat-masal-di.html